post-image

Dari Semangat Menjadi Prestasi, LCC Harapan Ukir Langkah di Tingkat Provinsi

Tim Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI SMAS Kristen Harapan Denpasar kembali mengharumkan nama sekolah setelah berhasil lolos ke tingkat Provinsi Bali dan meraih penghargaan Apresiasi Yel-Yel Terbaik pada ajang LCC Empat Pilar MPR RI 2026 yang berlangsung di Bali Sunset Road Convention Center (BSCC), Denpasar, Sabtu (4/7/2026). Capaian ini menjadi tonggak baru sekaligus bukti kerja keras dan semangat seluruh anggota tim dalam mengharumkan nama sekolah.

Tim LCC MPR RI SMAS Kristen Harapan Denpasar yang mewakili sekolah pada ajang tersebut terdiri atas I Bagus Putu Anggayasa Putra (XI IPS 4), I Gusti Ayu Agung Azalia (XI IPS 3), Agatha Emmanuella Santoso (XII IPA 1), Putu Auriellia Ayura Karna (XII IPA 1), Karen (XII IPA 2), Anna Vera Gratia Rao (XII IPS 1), Jessica Vianna Vannessia (XII IPS 1), Misha Christabel Ismadi (XII IPS 1), Desak Putri Parmita (XII IPS 2), dan Meylan Sofia R. Djawa (XII IPS 2).

Keberhasilan ini tentu tidak diraih secara instan. Berbagai persiapan dilakukan selama beberapa minggu sebelum perlombaan, mulai dari pendalaman materi, latihan soal, hingga membangun kekompakan antar anggota tim. Di balik capaian tersebut, tersimpan berbagai tantangan, pengalaman berharga, dan pelajaran yang membentuk perjalanan tim hingga berhasil melangkah ke tingkat provinsi.

Misha Christabel Ismadi dari kelas XII IPS I mengaku sangat bangga dan bersyukur karena tim LCC MPR RI SMAS Kristen Harapan berhasil mencatatkan sejarah baru dengan melaju ke tingkat Provinsi Bali. “Sangat senang dan bangga karena ini pertama kalinya sekolah kami mengikuti LCC MPR dan bisa lolos,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama kompetisi adalah membagi waktu di tengah kesibukan sekolah serta bersaing dengan sekolah lain yang telah melakukan persiapan lebih lama. Meski dihadapkan pada tantangan tersebut, Misha mengaku dukungan dari guru pembina dan pihak sekolah turut menjadi penyemangat selama proses persiapan. “Kami merasa didukung penuh, jadi itu membuat kami semakin termotivasi untuk memberikan hasil yang terbaik,” katanya.

Menurutnya, kunci keberhasilan tim terletak pada komitmen untuk terus belajar dan menjaga kebersamaan. “Komitmen untuk konsisten belajar harus berjalan bersamaan dengan bonding satu tim, karena tanpa kebersamaan akan sulit untuk bekerja sama,” jelasnya. Sementara itu, Desak Putri Parmita dari kelas XII IPS 2  mengatakan momen yang paling berkesan baginya adalah saat video pembukaan menampilkan foto seluruh peserta beserta asal sekolah. Momen tersebut mengingatkannya kembali pada perjalanan panjang dan perjuangan tim hingga berhasil melaju ke tingkat provinsi. “Saat video pembukaan diputar, aku langsung merasakan lagi betapa sulitnya perjuangan untuk bisa lolos ke babak provinsi,” tuturnya.

Putri juga mengaku belajar untuk tidak terburu-buru dalam menjawab soal serta pentingnya menjaga komunikasi dan kekompakan selama persiapan. Ia berharap semakin banyak siswa SMAS Kristen Harapan Denpasar berani mengikuti kompetisi dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki. “Nyicil belajar dari sekarang dan jangan takut mengambil risiko,” pesannya.

Lebih dari sekadar sebuah kemenangan, prestasi ini mencerminkan nilai kerja keras, disiplin, dan kebersamaan yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah. Semoga semangat tersebut dapat menginspirasi seluruh warga SMAS Kristen Harapan Denpasar untuk terus belajar, berkembang, dan meraih prestasi di berbagai bidang.

 

Penulis : Mareta (XII-IPS 4), Dinda (XII-MIPA 4), Bintang (XI