post-image

Tak Sekadar Juara: Tiga Siswa SMAS Kristen Harapan Raih Prestasi Nasional di MEDSCOPE 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMAS Kristen Harapan Denpasar dalam ajang Medical Scientific Competition & Open House (MEDSCOPE) 2026, Olimpiade Kedokteran Dasar Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Tiga siswa, yaitu Karen (XII IPA 2), Ida Bagus Ardha Wiswayana Pidada (XII IPA 1), dan Exo Wredisca Advaita Retardy (XII IPA 1), berhasil meraih Juara 1 Tingkat Nasional, sekaligus memperoleh penghargaan Best Theory dan Best Practicum Tingkat Nasional.

Ketertarikan mereka mengikuti MEDSCOPE berawal dari keinginan untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas wawasan di bidang medis. Materi yang diberikan juga sejalan dengan minat dan rencana pendidikan mereka di masa depan. “Lomba ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mendalami ilmu biologi, kedokteran, dan lain-lain lebih awal sebelum masuk ke perguruan tinggi,” ujar Exo, yang mewakili tim dalam wawancara.

Persiapan dilakukan sejak informasi mengenai lomba diterima hingga tahap penyisihan pada 28 Juni 2026. Ketiganya belajar secara mandiri di rumah dengan memanfaatkan berbagai sumber, seperti buku, YouTube, dan latihan soal. Di sekolah, mereka juga mengerjakan latihan soal bersama pembimbing, Ikhsan Maulana Putra Prasetyo, S.Pd. Pembagian materi dilakukan agar setiap anggota memiliki peran dan tanggung jawab dalam mempersiapkan tim.

Perjalanan menuju kemenangan tidak sepenuhnya mudah. Banyaknya materi yang harus dipelajari sempat membuat mereka kesulitan menentukan fokus belajar. Salah satu materi yang cukup menantang adalah histologi karena keterbatasan buku dan literatur yang tersedia. Namun, tantangan tersebut dihadapi dengan belajar secara konsisten dan saling melengkapi dalam tim.

Setelah melalui tahap penyisihan, rangkaian semifinal hingga final MEDSCOPE 2026 berlangsung pada 22–24 Juli 2026 di Fakultas Kedokteran Undiksha, hasil yang diperoleh menjadi kejutan bagi ketiganya karena sebelumnya mereka sempat merasa pesimis. “Saat pengumuman dibacakan dan kami dinyatakan meraih Juara 1 sekaligus Best Theory dan Best Practicum, rasa lelah dan keraguan kami sudah terbayarkan,” ungkap Exo.

Bagi mereka, prestasi ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga pengalaman yang menjadi motivasi untuk terus berkembang. Mereka berharap dapat mengikuti lebih banyak kompetisi di masa mendatang, membawa nama baik sekolah, serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk melanjutkan pendidikan ke fakultas impian. Exo juga berpesan kepada siswa lain yang ingin mengikuti lomba agar tidak takut mencoba hanya karena merasa belum cukup hebat atau belum memiliki pengalaman. “Mulai saja dulu, karena dari proses itulah kita belajar dan berkembang. Jangan hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi nikmatilah setiap prosesnya dan tetaplah konsisten,” pesannya.

Prestasi Karen, Ardha, dan Exo dalam MEDSCOPE 2026 menjadi bukti bahwa keberanian untuk mencoba, persiapan yang konsisten, serta kerja sama tim dapat membawa siswa meraih prestasi di tingkat nasional. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa SMAS Kristen Harapan lainnya untuk terus berani mengambil tantangan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Penulis: Ayodya, Meylan, Sharon