post-image

DARI LAYAR BIRU HINGGA MIMPI YANG MENJADI NYATA: MURID SMAS KRISTEN HARAPAN DITERIMA JALUR SNBP

Selasa, 31 Maret 2026, jarum jam seakan bergerak lebih lambat bagi murid yang sedang menanti pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Bagi mereka, sore itu hanya ada satu doa yang dipanjatkan: sebuah ucapan selamat dengan latar belakang layar berwarna biru. Bagi murid yang mendapat kesempatan mendaftar di jalur SNBP, hari itu, warna biru bukan sekadar warna, bukan sekadar piksel di layar, melainkan simbol bahwa perjuangan tiga tahun di sekolah telah terbayar dengan sebuah tiket menuju masa depan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian.

Tepat saat jam menunjukkan pukul 16.00 Wita, murid dengan harap-harap cemas membuka akun SNPMB mereka. Ketika layar menampakkan warna biru dengan ucapan selamat telah lolos di Perguruan Tinggi Negeri, perasaan, haru, gembira, menyatu menjadi satu. Tahun ini, SMAS Kristen Harapan berhasil meloloskan 34 murid melalui jalur SNBP, di berbagai PTN yaitu 1 orang di Universitas Airlangga, Surabaya; 1 orang menembus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS); 1 orang diterima di UPN Veteran Yogyakarta; 23 orang di Universitas Udayana; 3 orang di ISI Denpasar, dan 5 orang di Politeknik Negeri Bali

Selain mereka yang merayakan keberhasilan, ada beberapa murid yang harus menelan kekecewaan saat melihat layar berwarna merah. Meskipun ada perasaan sedih dan kecewa, namun layar merah bukanlah akhir dari segalanya. Percayalah masih ada jalur lain, mungkin melalui SNBT, jalur Mandiri, sekolah kedinasan, PTS, ataupun perguruan tinggi di luar negeri. Perjalanan masih panjang, kegagalan hari ini adalah bahan bakar untuk keberhasilan yang lebih besar di kemudian hari.

Masa depan memang penuh misteri, namun di SMAS Kristen Harapan, murid diajak untuk tidak hanya menanti masa depan, tetapi menjemputnya dengan kesiapan mental. Baik biru maupun merah layar yang muncul hari ini, kalian adalah pemenang yang telah berjuang dengan luar biasa. Di SMAS Kristen Harapan, kami percaya bahwa setiap anak memiliki jalannya sendiri untuk bersinar.